Cinderamata Jalan Juanda

Bogor, 26 April 2002

Sebuah cerita tercipta

Ketika peristiwa datang bersuara

Maka penaku mulai berbicara

Bukan tentang masa yang lalu

Tapi tentang masa yang kita jelang

Untuk sebuah cita-cita

Kita telah mencoba untuk goreskan warna

Pada lukisan masa depan

Semua yang kamu impikan

Berbagai visi yang kau pandang

Begitulah, waktunya telah tergambar

Dari saat ini

Untuk kesekian kali terjatuh

Kita tetap harus bangkit dan berdiri

Tiada yang memandu

Tiada yang ulurkan tangan

Kita harus berjalan sendiri

Membuat kita tangguh dan menjadi dewasa

Gagal kita sukses yang tertunda

Angkat semangat dan luapkan

Ini kita bagian kecil dari dunia

Ini kita seorang muda yang berlayar bijak

Yang tiada mudah putus asa

Yang tiada mudah berbangga

Untuk menjadi rendah hati

Tapi kelak jika Tuhan punya rencana

Kita yang jadi panglima

Untuk pimpin dunia dan segala bangsa

Menjadi manusia berguna

Hormat dan kemuliaan bagi nama bangsa tercinta

Jangan kita lupa!

Dekatkanlah dirimu dari Yang Kuasa

Jaga iman dan ibadahmu dengan setia

Tulus dan jujur budi melengkapi

Menentang hitamnya moral dunia

Fajar selalu setia menanti

Menatap cerahnya hari

Di saat waktu terus berjalan dan berlalu

Memaksa kita maju menyambut masa yang datang

Selamat tinggal untuk sebuah tempat

Yang membekali diri dengan makna

Santun kata dan puji terucap

Untuk JUANDA ENAM BELAS

Respond to this post